Setelah pelaksanaan program LokaKurban 2025 yang menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, Lokadesa kembali bersiap menyambut LokaKurban 2026 dengan semangat memperluas kebermanfaatan. Program LokaKurban tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga menghadirkan distribusi pangan yang lebih merata terutama bagi masyarakat di wilayah yang selama ini jarang tersentuh.
Sepanjang tahun 2025, LokaKurban telah menyalurkan sebanyak 3.420 hewan kurban, yang terdiri dari 3.216 domba/kambing dan 204 sapi. Penyaluran ini menjangkau: 110 desa, 104 kecamatan dan 73 kota di 21 provinsi di Indonesia
Distribusi dilakukan dari Sumatera hingga Papua, menyasar daerah dengan keterbatasan akses terhadap daging kurban. Melalui upaya ini, sebanyak 47.722 penerima manfaat telah merasakan dampaknya secara langsung.
Bagi sebagian masyarakat, momen Idul Adha bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga kesempatan langka untuk menikmati asupan protein yang bergizi. Kehadiran LokaKurban menjadi salah satu langkah nyata dalam menghadirkan akses pangan yang lebih adil dan merata.
Lebih dari itu, program ini juga turut mendorong perputaran ekonomi lokal. Hewan kurban yang disalurkan berasal dari peternak lokal binaan, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga oleh para petani dan peternak di desa.
Lokadesa mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra, Sobat Lokadesa, dan para donatur yang telah berpartisipasi dalam LokaKurban 2025. Kepercayaan dan kontribusi yang diberikan menjadi bagian penting dari upaya bersama dalam menghadirkan dampak yang lebih luas. Semoga setiap ibadah kurban yang telah ditunaikan menjadi amal jariyah yang diterima, dilipatgandakan pahalanya, serta membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.
Memasuki tahun 2026, Lokadesa berkomitmen untuk:
- memperluas jangkauan distribusi ke wilayah yang lebih membutuhkan,
- memperkuat kolaborasi dengan mitra lokal,
- serta meningkatkan dampak pemberdayaan ekonomi desa melalui program kurban.
Dengan semangat kolaborasi, LokaKurban 2026 diharapkan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat dan menghadirkan kebermanfaatan yang lebih berkelanjutan. Karena kurban bukan hanya tentang berbagi di satu waktu, tetapi tentang membangun dampak yang terus hidup di masyarakat.
