Pemanfaatan Lahan Pekarangan Jadi Greenhouse Produktif di Semanu, Gunungkidul
Lahan pekarangan di wilayah pedesaan Gunungkidul pada umumnya memiliki luas yang cukup memadai. Namun, pemanfaatannya masih belum optimal. Melihat potensi tersebut, Lokadesa mendampingi warga Desa Semanu, Kecamatan Semanu, Gunungkidul dalam mengubah lahan pekarangan yang sebelumnya menganggur menjadi greenhouse produktif berbasis pertanian berkelanjutan.
Pada Februari 2026, Lokadesa memulai pendampingan pembangunan greenhouse yang akan dimanfaatkan untuk budidaya tanaman seledri. Kegiatan ini dilakukan bersama Kelompok Kampung Tangguh Kalisuci, yang beranggotakan tujuh kepala rumah tangga.
Pembangunan greenhouse dilakukan secara gotong royong oleh warga, sebagai upaya menekan biaya operasional sekaligus memperkuat rasa kepemilikan dan kebersamaan antaranggota kelompok. Pendekatan partisipatif ini menjadi bagian penting dalam proses pendampingan yang dilakukan Lokadesa.
Dalam praktik budidayanya, greenhouse ini menerapkan media tanam dari botol plastik bekas air minum yang dimanfaatkan kembali sebagai pot tanaman. Selain mengurangi limbah plastik, sistem ini juga dipadukan dengan teknologi pengairan kapilaritas, yaitu metode penyerapan air yang efisien dan sesuai dengan kondisi lingkungan Semanu yang relatif kering. Sistem ini terbukti mampu menghemat penggunaan air sekaligus menjaga kebutuhan air tanaman tetap tercukupi.
Kelompok Kampung Tangguh Kalisuci dipimpin oleh Bapak Tri Madi Wiyono, yang secara aktif mengarahkan penerapan sistem tanam greenhouse berbasis pemanfaatan sampah plastik dan pengairan kapilaritas. Berdasarkan pengalaman yang telah teruji, model greenhouse ini dapat digunakan untuk berbagai jenis tanaman hortikultura, seperti tomat, cabai, daun bawang, seledri, hingga melon.
Melalui pemanfaatan lahan pekarangan ini, diharapkan produktivitas warga dapat meningkat dan memberikan tambahan pendapatan bagi anggota kelompok. Ke depan, wilayah ini juga direncanakan menjadi laboratorium lapangan untuk pengembangan metode penanaman pekarangan yang adaptif terhadap keterbatasan air dan ramah lingkungan.
Lokadesa berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat desa dalam mengembangkan pertanian pekarangan yang berkelanjutan, efisien dalam penggunaan sumber daya, serta mampu memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
